Friday, March 4, 2011

This week;s homework.

Good Morning Parents,
The students had Math weekly project yesterday. The topic is about plotting point. They are to make a map on a grid paper and draw at least 5 objects on the map. They must write the plot on the legend space below the homework paper. The due date for this weekly project is on WEDNESDAY, March 9th, 2011. Please remind your child to submit it on time.

The students also had English weekly project which due on TUESDAY, March 8th, 2011. They need to find some articles from newspapers or magazines and compile them into a clipping. They then have to identify what type of text is the article and write the summary (for the second year student).

-Have a nice day ^^-

Wednesday, March 2, 2011

Cara Memotivasi Belajar Anak Di Rumah

Dear Parents,

When i browsed the internet, I found this inspiring article about how you can motivate your child to study at home. I copy and paste it here so that you can read it, here we go:

 MEMOMPA MOTIVASI BELAJAR ANAK

Manfaatkan PR

Sampai saat ini Pekerjaan Rumah (PR) untuk murid kelas rendah (kelas 1 - 3) masih menjadi pro-kontra. Menurut Karmila Wardhana S,Psi, selama tidak berlebihan, sebenarnya PR banyak memberi manfaat. Salah satunya untuk mengulang sedikit pelajaran yang sudah didapat anak di sekolah. Masalah timbul kalau anak mengerjakan PR tidak didampingi oleh orang dewasa. Inilah yang sering menjadi beban bagi anak.

Beri dukungan

Dukungan memang selalu diperlukan, terutama saat anak menghadapi masa-masa sulit di sekolah. Bentuknya bisa sangat sederhana, misalnya ketika anak memperoleh nilai buruk, kita tidak perlu menjatuhkan vonis bahwa ia bodoh atau pemalas.

Lebih baik, luangkan waktu untuk mendiskusikan masalah tersebut dengan anak. “Sebagai awal, orang tua perlu mencari tahu perasaan anak ketika memperoleh nilai 50. Apakah ia kecewa, sedih atau biasa-biasa saja, karena jangan-jangan ia tidak mengerti bahwa nilai 50 itu berarti kurang.” Lalu tetaplah beri dukungan. “Untuk hari ini enggak apa-apa dapat 50. Kamu bisa dapat nilai yang lebih baik di ulangan berikutnya, tapi kamu harus belajar.”

Jadilah model yang baik

Ini berarti orang tua jangan sampai terlihat santai saat anak sedang belajar. “Misalnya, ketika sedang mengerjakan PR anak melihat ibunya menonton televisi dan ayahnya tidur. Bisa-bisa anak merasa diperlakukan tidak adil. ‘Ih, ayah, kok, bisa tidur sedangkan aku harus belajar?" Akan lebih baik bila saat anak belajar, orang tua juga tampak “belajar”, seperti menemani anak sambil membaca koran atau buku. Dengan begitu anak akan mendapat panutan.

 Tetapkan jam belajar

Misalnya, dari jam 5 sampai 7 disepakati sebagai jadwal belajar anak. Namun, jadwal harus dibuat dengan mempertimbangkan jam sekolahnya. Berilah ia waktu untuk berisitirahat sebelum waktu belajar. Saat waktunya belajar, anak harus diberi pengertian bahwa rentang waktu itu harus diisi hanya untuk kegiatan belajar. Artinya ia tidak nonton teve, tidak mendengarkan radio, atau tidak bermain playstation.

Semoga artikel yang saya posting bisa bermanfaat.

-Have a great Wednesday Noon-

NEW UPDATE... news update.. NEWS UPDATE

Selamat pagi ^^

Saya baru sempat meng-update sekarang, benar-benar sulit mencari waktu untuk menulis bolg ya ternyata (lebaydotkom ;p). Tapi insya Allah, akan saya update sesering mungkin agar bisa membagi pengalaman di kelas dengan anak-anak kepada orang tua *harusbisa,semangat!!*

Minggu lalu, tepatnya hari Selasa, 22 Februari, kelas 2-3 A mengadakan karyawisata ke perkebunan teh Maleber di Cianjur, Jawa Barat. Perjalanan yang harus ditempuh kurang lebih 2 jam. Aapakah lamanya perjalanan membuat anak-anak bosan? tentu tidak!! Mereka amat sangat bersemangat di dalam bis. Bahkan sampai harus diingatkan untuk tetap duduk di kursi mereka. Jalur Puncak yang berkelok-kelok dan kabut yang lumayan tebal pun bisa merupakan atraksi yang menarik bagi mereka.

Sesampainya disana, kami disambut oleh 2 orang tour guide (saya lupa namanya ;p). Mereka membagi semua murid-murid menjadi 2 kelompok (yang pergi adalah kelas 23 A, B, D, & H). Kelas 23A & 23D satu kelompok.

Tempat pertama yang dituju adalah tempat pembibitan pohon teh. Anak-anak belajar bahwa cara mengembang biakkan teh adalah dengan cara di stek (dipotong batangnya). mereka diperbolehkan untuk mempraktekkan cara menyetek teh yang benar.

Setelah itu, kami pergi ke bagian proses produksi. Di sana anak-anak belajar bagaimana daun teh diproses sehingga menjadi teh yang bisa diminum. Peralatan yang digunakan di pabrik tersebut masih sederhana, oleh karena itu anak-anak bisa melihat pesawat sederhana (pengungkit, bidang miring, screw, katrol) yang mereka pelajari di pelajaran IPA pada peralatan tersebut.

Perjalanan pulang pun tak kalah hebohnya. Perjalanan kembali yang memakan waktu hampir dua setengah jam pun tak dirasakan oleh anak-anak. Semoga karyawisata kali ini menambah pengetahuan mereka tentang proses produksi sebuah barang mentah menjadi barang yang bisa dikonsumsi.

ps: foto-foto selama karyawisata akan saya unggah secepatnya. Bagi para orang tua ingin mencetak, soft copy nya akan saya berikan ke Ibu Francy.

Have a nice Wednesday everyone.. d[^^]b